Senin, 23 Desember 2013

Sampaikanlah: Melalui Hujan



Aku
Hanya seorang pungguk
Dengan jari-jemariku yang kerdil
Selalu berharap dapat menggaitmu, meraihmu, menarikmu
Ke dalam gubuk ringkihku

Kau
Singgasanamu terlalu suci untukku
Sering ku bergumam:
"Pantaskah aku mengijakkan kaki kotorku ke dalamnya?
Meski telah melepas sepasang sandal lusuh, aku tetap merasa bukan siapa-siapa disana"
Benar, kau bulanku
Bulan bagi seorang pungguk

Rindu
Ketika sang pungguk mulai merindukan bulannya
Ketika aku merindukanmu
Tiada hal yang dapat seorang pungguk lakukan
Hanya ketika sang hujan enggan berkunjung
Hanya ketika derasnya mengalir
Ketika gemuruhnya berkumandang
Melambai; Membelai
Cik-gemericik para bintik
Bukan lain hanya sekedar menyelipkan tiap keping rindunya ke dalam tiap butir hujan
Kemudian melamun seribu arah: tertuju pada hujan
Berharap agar sekujurmu tergerogoti habis olehnya
Lalu kau rasakan batapa agung rindunya
Rindu seorang pungguk.


Surabaya, 23 Desember 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar